Ketapel Ikan, Cara Tradisional Berburu Ikan

ZONAMANCING.COM, - Berburu,memancing,menjala,menjaring,memanah dan sebagainya adalah cara manusia mencari hewan buruan,dan demi mencapai tujuannya itu manusia berusaha menggunakan berbagai cara dan metode perburuannya, dan mengenai cara mendapatkan hasil buruan mungkin dengan cara yang berbeda-beda.

Ada cara berburu yang sedikit unik yang pernah saya lihat dan saya juga pernah mencoba lakukan,mungkin cara ini agak penuh resiko,dan butuh kesabaran serta keakuratan yang tinggi.

Cara ini butuh kesabaran extra, karena menunggu target yang akan di’eksekusi’ timbul kepermukaan atau terlihat.
Cara ini disebut “jepret”,dan target yang diburu adalah ikan.

230112-0925

Ya,ngejepret atau memanah ikan di kali atau kolam air yang jernih atau arus deras ini adalah cara yang efektif mendapatkan hasil buruan tanpa harus kehilangan hasilnya,kenapa ? karena hasil buruan yang telah terkena panah kita tidak akan lari jauh dan akan dengan mudah kita menariknya keatas tanpa harus turun ke kali ataupun ke kolam.

Peralatan yang dibutuhkan mungkin tidak ada di toko maupun pasaran,karena alat ini hasil rakitan sendiri, peralatan ini antara lain ;

1.Jarum panah
2.Benang /Kenur pancing
3.Rol kenur
4.Ketapel

1. Jarum panah
Jarum ini adalah modifikasi dari besi atau paku yang dibuat sedemikian rupa membentuk sebuah mata panah, Dengan cara dikikir atau digerinda. Cari bahan yang tidak mudah berkarat (stenlees steel).

260112-1542

2. Kenur atau benang pancing
Benang pancing disini digunakan karena kelenturan dan elastisnya,gunakan benang pancing ukuran diameter 0,45mm digulung ke sebuah rol yang terbuat dari bambu ataupun bahan lain yang dibentuk sedemikian rupa dengan gagang untuk pegangan.

270112-1051(001)

3. Rol kenur
Rol ini dibuat dari bambu yang ditengahnya bolong,bagusnya ambil ruas bambu didekat bonggol pohon bambu,karena lubangnya agak kecil. Ambil kira-kira 1 ruas bambu dan diluar kulitnya di coak agak dalam kira-kira 1-2 mm dalamnya.

260112-1545

 

270112-1050

4. Ketapel
Ketapel disini berfungsi sebagai pelatuk untuk melontarkan jarum panah.
Bahannya bisa dari batang pohon yang berbentuk Y atau pun dari kayu yang dibentuk huruf Y. Dengan karet pentil ban sepeda sebagai tali pelontarnya dan benang sol sebagai pengait jarum panahnya.

260112-1539

Cara merangkainya, benang pancing tadi dililitkan ke gulungan dari bambu tersebut kemudian ujung dari benang tadi di ikatkan ke ujung jarum panah.

260112-1542(001)

Kemudian jarum tadi dimasukkan ke lubang yang ada di rol benang,dengan ujung yang lancing/tajam mengarah ke luar. Dan ujung jarum panah yang diikat benang pancing tadi dijepit di ujung pegangan rol benang yang di tutupi karet ban bekas sebagai penahan jepitan. Jepit dengan jari jempol.

270112-1051_1

Lalu kaitkan karet ketapel di tengah jarum panah yang diberi ‘coakan’ itu .
Kemudian bidik sasaran ,tarik ketapel kearah depan layaknya memanah,lepaskan jepitan jarum benang tersebut. Jarum melesat ke arah target.

Jika target dapat dilumpuhkan kita tinggal menggulung benang/rol tadi hingga buruan dapat di angkat.

INGAT menggulung benang pancing tersebut harus kencang jangan sampai kendur karena jika kendur pada saat jarum panah di lontarkan lagi akan berbalik arah ke pelontar.

Disini dibutuhkan kesabaran dan keakuratan yang extra tinggi, karena target selalu bergerak dan alat ini tanpa teropong. Hanya dibutuhkan feeling.

Anda berminat mencobanya ?

(bengsus.blogspot.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *